Anda punya cerita / pengalaman perjalanan wisata menarik? Silahkan berbagi bersama kami, klik disini
LokasiMalangJawa Timur Last update0000-00-00 00:00:00 by Admin Kota Malang
Dilihat
339
Disukai
0
Tikar mendong jenis lipat dan pasaran Dukuh Bebekan Desa Blayu memang tergolong khas dengan warnanya yang selalu mengandung warna merah, hijau dan ungu. Barang diproduksi dengan cara tenun tradisional, untuk memenuhi pesanan yang melebihi ukuran lebar 35 cm mengalami kesulitan dikarenakan terbentur kemampuan peralatan tenun dan mesin jahitnya. Jadi, bila demikian pesanan yang lebarnya melebihi 35 cm, mereka jadikan dalam jenis lipat kendati demikian mereka hanya mampu memproduksi maksimal ukuran lebarnya hanya sebatas 90 cm, sementara untuk ukuran panjang tidak mengalami kesulitan meski mencapai 10 meter.Bupati Malang, Muhammad Said mencanangkan "Mendongisasi" sebagai upaya untuk meningkatkan harkat dan penghasilan para petani dan pengrajin tikar mendong. Para pengrajin sedang menghadapi kesulitan untuk memproduksi tikar mendong yang ukuran lebarnya seperti karpet dengan sistem tikar lipat, disamping banyak terdapat sambungan juga belum mampu untuk bisa mencapai 2 meter. Kesulitan ini bisa teratasi bila mesin jahit maupun alat tenunannya dimodifikasi secara khususdengan demikian diharapkan adanya uluran dan campur tangan Pemerintah Kabupaten Dati II Malang melalui Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Disisi lain permasalahannya adalah menyangkut permodalan terutama perajin kecil yang hanya memiliki satu mesin jahit dan satu alat tenun. Perajin seperti ini tidak bisa memasarkan secara langsung ke pasaran tetapi melalui pengepul dan mereka menerima pembayaran sepekan sekali, pada hari Minggu. Akibatnya, sulit melakukan kegiatan karena untuk membeli bahan baku tidak ada dana.Kualitas tikar mendong Dukuh Bebekan Desa Blayu sesungguhnya masih bisa ditingkatkan, mereka perlu memperoleh binaan dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Pembaruan demi pembaruan tampaknya perlu dicermati para perajin yang sudah turun-temurun serta langkah-langkah inovatif sudah saatnya membekali para perajin, sebelum nantinya muncul pesaing dari daerah lain yang paham dengan tuntutan dan kondisi zaman